Di awal tahun 2021, pandemi COVID-19 belum juga berakhir. Masyarakat Indonesia diimbau untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru agar dapat hidup produktif dan tetap terhindar dari penularan virus yang sudah menelan lebih dari 500 ribu korban jiwa ini.
Pemerintah Republik Indonesia tidak lagi menggunakan istilah “new normal” yang kerap digunakan selama pandemi Covid-19. Istilah tersebut telah diganti menjadi “adaptasi kebiasaan baru” atau AKB. Pada era ini, masyarakat bisa beraktivitas kembali secara produktif, namun tetap menerapkan langkah pencegahan Covid-19.
Pastikan Anda dalam kondisi yang fit saat hendak keluar rumah. Jika sedang kurang sehat, sebaiknya tunda dulu berpergian ke luar rumah dan beristirahatlah sampai Anda benar-benar pulih. Anda juga diwajibkan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan melakukan pengukuran suhu tubuh menggunakan thermogun sebelum memasuki tempat tertentu. Selain itu, sering-seringlah mencuci tangan setelah menyentuh apa pun di luar rumah. Jangan menyentuh bagian wajah, seperti mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dibersihkan. Untuk memudahkan Anda, sebaiknya selalu bawa hand sanitizer.
Jika anak sudah bisa masuk kembali sekolah, pastikan ia menggunakan masker yang yang ukurannya pas untuk anak-anak. Ingatkan anak untuk selalu mencuci tangan dengan air dan sabun setelah menyentuh benda-benda di sekolah. Bila perlu, sediakanlah hand sanitizer di dalam tas sekolahnya. Selain itu, bawakanlah anak bekal makanan sehat agar ia memiliki cukup energi untuk melakukan aktivitasnya di sekolah dan tidak perlu jajan di kantin yang kemungkinan akan ramai di jam istirahat.
www.alodokter.compedoman-menerapkan-adaptasi-kebiasaan-baru-di-tengah-pandemi-covid-19






